(al-A’laa: 6)
Diriwayatkan ole
hath-Thabarani yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Di dalam sanadnya terdapat
Juwaibir, perawi yang sangat daif, bahwa apabila Jibril datang membawa wahyu
kepada Nabi saw, beliau suka mengulang kembali wahyu itu sebelum Jibril selesai
menyampaikannya, karena takut lupa lagi. Maka Allah menurunkan ayat ini (al-A’laa:
6) sebagai jaminan bahwa Rasul tidak akan lupa pada wahyu yang telah
diturunkan.
Sumber:
asbabunnuzul, KHQ.Shaleh dkk
No comments:
Post a Comment